Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Zat Makanan dan Menu Makanan Adalah : Pengertian, Cara Memilih dan Gizi Seimbang


PENGERTIAN MENU MAKANAN DAN ZAT MAKANAN


Untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat mengkonsumsi makanan , perlu dimasyarakatkan perilaku yang baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu gizi. Perilaku diwujudkan dalam bentuk pesan dasar gizi seimbang yang pada hakikatnya merupakan perilaku konsumsi yang baik danbenar untuk bangsa Indonesia.

Gizi berasal dari bahasa arab “Al Gizzai” yang artinya makanan dan manfaatnya untuk kesehatan. Al Gizzai juga dapat diartikan sari makanan yang bermanfaat untuk kesehatan. Imu gizi adalah ilmu yang mempelajari cara memberikan makanan yang sebaik-baiknya agar tubuh selalu dalam kesehatanyang optimal.

Baca juga : Bunga Melati, Kandungan dan Cara Ekstraksi untuk Parfum dan Aroma Terapi     

Pemberian makanan yang sebaik-baiknya harus memperhatikan kemampuan tubuh seseorang dalam mencerna makana, umur, jenis kelamin, jenis aktivitas dan kondisi lain seperti sakit, hamil, dan menyusui.

Untuk hidup dan meningkatkan kualitas hidup, sebaiknya orang memerlukan 5 kelompok zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan juga mineral) dalam jumlah yang cukup, tidka berlebihan dan tidak juga kekurangan. Disamping itu manusia memerlukan air dan serat untuk memperlancar berbagai proses faali dalam tubuh. Apabila kelompok zat gizi tersebut diuraikan lebih rinci maka terdapat lebhih dari 45 jenis zat gizi.

Secara alami komposisi zat gizi setiap jenis makanan memiliki keunggulan dan kelemahan tertentu. Beberapa makanan mengandung tinggi karbohidrat tetapi kurang vitamin dan mineral. Sedangkan beberapa makanan lain kaya vitamin C tetapi miskin vitamin A.

Apabila dikonsumsi sehari-hari kurang beranekaragam, maka akan timbul ketidak sinambungan antara masukan dan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk hidup sehat dan produktif. Dengan mengkonsumsi makanan sehari-hari yang beraneka ragam, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi oleh keunggulan susunan zat gizi jenis makanan lain, sehingga diperoleh masukan zat gizi yang seimbang.

Jadi untuk mencapai zat gizi yang seimbang tidak mungkin dipenuhi hanya dari satu jenis bahan makanan, melainkan harus terdiri dari aneka ragam bahan makanan.

Keterangan di atas juga berarti ada saling ketergantungan antara zat gizi, misalnya penyerapan yang optimum dari masukan vitamin A memerlukan kehadiran lemak sebagai zat pelarut dan mengangkut vitamin A ke seluruh bagian tubuh. Selain tiu, apabila cadangan magan (mn) di dalam tubuh kurang, maka vitamin A juga tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh secara optimal. Contoh lain, diperlukan vitamin C yang cukup dalam makanan untuk meningkatkan penyerapan zat besi (Fe).

Pada masa lampau susu sering menjadi pujia, karena bernilai gizi yang tinggi. Makanan lain dinilai rendah karena kurang bergizi. Sesuai konsep keterkaitan anta zat gizi, sudah saatnya penilaian kualitas makanan yang didasarkan pada penggunaan terhadap kandungan zat gizi, sudah saatnya kandungan zat gizi mulai ditinggalkan. Kini saatnya memasyarakatkan adanya ketergantungan antar zat gizi atau antar berbagai jenis makan. Setiap jenis makanan memiliki peranan masing-masing dalam menyeimbangkan masukan zat gizi sehari-hari.

Peranan berbagai kelompok bahan makanan secara jelas tergambar dalam logo gizi seimbang yang berbentuk kerucut (tumpeng) dalam logo tersebut bahan makanan dikelompokkan berdasarkan funsi utma zat gizi yang dalam ilmu gizi dipopulerkan dengan istilah “Tri Guna Makanan”. PERTAMA sumber zat tenaga yaitu padi-padian dan umbi-umbian serta tepung-tepungan yang digambarkan di dasar kerucut, KEDUA sumber zat pengatur yaitu sayuran dan buah-buahan digambarkan pada bagian tengah kerucut. KETIGA sumber pembangun, yaitu kacang-kacangan, makan hewani dan hasil olahan.




Pengertian Menu

- Menu adalah hidangan makanan yang disajikan dalam suatu acara makan, baik makan pagi, makan siang, maupun makan malam.

- Namun menu juga dapat disajikan atau disusun untuk lebih dari satu kali makan.

Contoh : untuk 1 hari makan tertentu menu makan pagi, siang dan malam serta selingan

- Menu makanan orang Indonesia pada umumnya terdiri dari susunan hidangan :

a. Hidangan makanan pokok

b. Hidangan makanan lauk pauk

c. Hidangan sayur mayur

d. Hidangan buah-buahan/ pencuci mulut

- Menu dikatakan baik jika mencukupi

1. Pola menu mencukupi gizi pasien

2. Aspek warna dan kombinasi warna

3. Rasa dan aroma

4. Tekstur dan konsistensi hidangan yang serasi

5. Ukuran dan bentuk potongan

6. Cara persiapan

7. Temperatur/ suhu

8. Popularitas yang lagi ngetrend

9. Musim dan keadaan pasar

10. Fasilitas dan keadaan pasar

11. Dana

12. Tidak terjadinya pengulangan menu

13. Penyajian yang menarik dan saniter

ΓΌ Penyusunan Menu Makanan Didasarkan Pada :

Penyusunan menu makanan ditentukan oleh “DATA KECUKUPAN GIZI” yaitu (Daily Recommended Dietararallowance), dimana faktor yang cukup berpengaruh adalah :

a. Ibu hamil

b. Ibu menyusui

c. Kegiatan fisik

d. Umur


Memilih bahan makanan syaratnya adalah :

1. Pilihlah bahan makanan yang tidak mengandung zat-zat kimia/ adiktif yang membahayakan misalnya : penggunaan monosodium glutamate (MSG)/ vetcin harus dihindari jangan dikonsumsi sebagai penyedap dalam masakan.

2. Bentuk, tekstur, warna dan bau tidak mengalami perubahan.

3. Makanan yang bentuknya cepat saji misalnya hanya perlu untuk dipanaskan.
BACA : Kandungan zat gizi, jenis, bahan pengolahan dan tanggal Exp. Yang lebih baik dengan mengkonsumsi makanan secara alami. 
4. Kemasan tidak bocor/ berubah bentuk
 



Memilih makanan agar tetap bergizi

Cara pengolahan dan penyajian makanan dapat mengurangi atau menghilangkan kandungan zat gizinya. Adapun cara mencegahnya yaitu jangan merendam sayur terlalu lama.

1. Masak sayuran dalam panci tertutup dan dalam waktu yang singkat jangan sampai layu.

2. Pengolahan sayuran lebih baik dengan dikukus, agar zat-zat gizi (terutama vitamin) tidak larut.

3. Mengolah daging dan ikan dengan cara direbus/ dikukus.

4. Segera mengolah bahan makanan ketika masih segar. Mengkonsumsi makanan yang sangat sehat dan bebas dari penyakit adalah yang diharapkan oleh semua manusia, caranya dengan :

5. Minum susu bubuk atau yang sudah dipasteurisasi

6. Mencari tahu sumber bahan makanan dan mengkonsumsi beranekaragam bahan makanan

7. Bungkus rapat bahan makanan yang akan disimpan dalam lemari es/ freezer

8. Sebaiknya hindari lalapan mentah, kecuali dengan cara mencuci terlebih dahulu sebelum dimakan.

9. Pilihlah makanan yang benar-benar sehat dan mendapat pengesahan yang resmi dari pemerintah.

10. Kalau mungkin membeli sayur dan buah yang organic.

Contoh : pada kasus padi yaitu cara perlakuan dan pengolahan padi kehilangra 10-37% zat gizinya yaitu pada saat

- Perontokan : nilai gizinya belum terpengaruh

- Penggilingan : pada lapisan aleoron berkurang, vitamin B1 berkurang yaitu pada kulit dan dedaknya, yang paling baik pengolahan padi dengan cara ditumbuk

- Penggosokan : vitamin B1 mengalami kehilangan

- Pengeringan : sangat perlu karena mengurangi kepang/ jamur, tetapi vitamin B8 menurun tajam.

- Pemasakan : makin lama pemasakan, nilai kandungan zat gizinya akan berkurang.

Intinya :

- Konsep dasar gizi seimbang

- Pendidikan gizi individu/ masyarakat

- Pedoman umum gizi seimbang

- 12 pesan dasar gizi seimbang
 

Isi 12 pesan gizi seimbang

1. Makanlah aneka ragam makanan

2. Makanlah makanan yang memenuhi kecukupan energi

3. Pilihlah makanan yang berkadar lemak sedang dan rendah lemak jenuh

4. Gunakan selalu garam beryodium

5. Makanlah makanan sumber zat besi

6. Berikan ASI saja pada bayi sampai usia 6 bulan dan tambahkan makanan pendamping sesudahnya

7. Biasakan selalu makan pagi

8. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya

9. Lakukan aktivitas fisik secara teratur

10. Hindari minuman beralkohol

11. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan

12. Bacalah label pada makanan kemasan

Posting Komentar untuk "Zat Makanan dan Menu Makanan Adalah : Pengertian, Cara Memilih dan Gizi Seimbang"