Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bunga Melati, Kandungan dan Cara Ekstraksi untuk Parfum dan Aroma Terapi


KLASIFIKASI


Kingdom : Plante

Subkingdom : Tracheobionta ( Tumbuhan Berpembuluh)

Super divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisio : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
 
Kelas : Magnoliopsida ( Berkeping dua/ dikotil)

Sub Kelas : Asteridae

Ordo : Scorphularies

Famili : Oleaceae

Genus : Jasminum

Spesies : Jasminum sambac( L)

DESKRIPSI


Melati merupakan tanaman bunga hias yang hidup menahun, termasuk dalam keluarga tanaman semak, hal ini dikarenakan ciri khusus bunga melati dari batangnya yang berbentuk kecil dan mempunyai tinggi tidak lebih dari lima meter. Selain itu tanaman melati juga tumbuh bergerombol. Selain batangnya daun bunga melati juga relatif berukuran kecil yaitu hanya 2,5 cm lebarnya dan 6cm tingginya.

Baca juga : 5 Makanan Terbaik Penurun Kadar Kolesterol secara Signifikan  

Ciri khusus bunga melati yang lainya yaitu mempunyai andrecium atau alat kelamin jantan. Adanya andrecium ini ditandai melalui adanya tangkai sari, kepala sari, serbuk sari, dan juga kotak sari. Bunga melati juga mempunyai alat kelamin betina yaitu tangkai putik, bakal buah dan juga kepala putik.Bunga dan daun : rasa pedas, manis, sejuk, berkhasiat sebagai antiradang (antiinflamasi), merangsang pengeluaran keringat (diaforetik), peluruh kencing (diuretik), melancarkan pernapasan. Akar : rasa pedas, manis, netral, agak toksik, berkhasiat sebagai pemati rasa (anestetik), menghilangkan sakit (analgesik).

1. Zat Aktif


Kandungan

  • BUNGA

a. Minyak Atsiri Eteris

Mengandung minyak atsiri eteris ( Zat berbau), yang berfungsi sebagai kosmetik seperti parfun, aroma terapi,

b. Indole, Linalcohol, asetat benzilic, alkohol benzilic, livalylacetaat

Membantu memperbaiki kondisi pencernaan, dapat membantu mempercepat metabolisme dalam tubuh, meningkatkan sirkulasi darah serta sebagai zat pemikat atau zat penolak berbagai serangga.

c. Jasmon,

Jasmon adalah senyawa organik golongan keton alami yang diekstrak dari porsi minyak volatil atau mudah menguap sehingga ekstraksi dengan suhu yang tinggi akan menyebabkan zat aktif terganggu. Senyawa ini merupakan cairan tak bewarna hingga kuning pucat. Secara komersial jasmon digunakan terutama dalam parfum dan kosmetika.

  • DAUN

Mengandung flafonoid, sebagai antioksidan.

2. Metode Ekstraksi dan Isolasi


Metode ekstaksi dengan menggunakan metode maserasi. Proses ini sangat menguntungkan dalam isolasi senyawa bahan alam karena dengan perendaman sampel tumbuhan akan mengalami pemecahan dinding dan membran sel akibat perbedaan tekanan antara di dalam dan di luar sel sehingga metabolit sekunder yang ada dalam sitoplasma akan terlarut dalam pelarut. Pemilihan pelarut untuk proses maserasi akan memberikan efektifitas yang tinggi dengan memperhatikan kelarutan senyawa bahan alam terhadap pelarut tersebut. Sete;ah dieksraksi dengan metode maserasi kemudian hasil ekstrak tersebut disolasi dengan cara diuapkan untuk memisahkan pelarut dengan zat aktif penguapan tersebut dilakukan sampai ekstrak kental. Metode ini cocok digunakan untuk mengekstraksi minyak atsiri bunga melati yang menghasilkan rendemen minyak rendah (Lenny, 2006).

Baca juga : Kacang-kacangan Adalah : Pengertian, Sifat Khas dan Dasar Pengetahuan  

Selain menggunakan metode maserasi, untuk mendapatkan ekstrak bunga melati bisa menggunakan ekstraksi destilasi namun menggunakan metode ini membuat zat aktif terganggu karena tidak tahanya zat aktif pada suhu yang tinggi.


3. Aplikasi


  • Sebagai aroma terapi

Diambil dengan metode enflurasi (ekstraksi dengan lemak dingin) . prinsip enfleurasi bunga melati ditaburkan diatas permukan lemak yang telah dioleskan pada bingkai kaca dan biarkan selama 24 jam, kemudian diganti dengan bunga yang masih segar . proses ini dilakukan berulang kali, pada ahir proses lemak akan jenuh dengan minyak bunga. Minyak bunga tersebut diekstraksi dari lemak dengan menggunakan etanol dan selanjutnya etanol dipisahkan denan cara penguapan tetapi suhu dijaga agar tetap rendah.

Metode enflurasi memanfaatkan lemak sebagai media untuk mengadsorpsi aroma wangi yang dihasilkan oleh jenis bunga. Lemak yang sudah siap di gunakan ditempatkan di atas bingkai kaca atau chasis , kemudian disusun bertingkat dan diusahakan terbebas dari sinar matahari dan udara. Karena jika terganggu dua hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan lemak dan terganggunya proses yang pada akhirnya gagal produksi.

  • Sebagai parfum

Bahan :

Siapkan 5 kelopak bunga mawar, Air sulingan kira-kira 2 gelas

Alat :

Satu buah mangkok kaca, Panci almunium, Botol parfum tempat untuk menyimpan parfum yang sudah jadi nantinya.

Cara Membuat

1. Apabila semua bahan dan alat diatas sudah siap maka kali ini kita tinggal membuatnya saja. Silahkan perhatikan langkah-langkah dibawah ini untuk cara pembuatannya agar nantinya parfum yang Anda buat bisa wangi.

2. Bersihkan bunga mawar terlebih dahulu kemudian setelah itu jangan lupa dicincang sedikit.

3. Apabila sudah maka masukan bunga mawar dan dua gelas air sulingan kedalam mangkok kaca yang telah disiapkan tadi kemudian tutup mangkok tersebut dengan kain tipis dan biarkan saja semalaman.

Baca juga : Kacang Almond, Manfaat, Khasiat, Kandungan Gizi dan Nutrisi  

4. Kemudian dipagi harinya, masukan air yang sudah didiamkan semalaman tadi kedalam panci almunium lalu rebus air tersebut dengan api kecil.

5. Biarkan hingga mendidih dan air rebusan sudah tinggal sekitar 3-5 sendok maka silahkan matikan apinya dan kemudian dinginkan.

6. Terakhir, apabila sudah dingin maka saring air tersebut dan masukan kedalam botol.

Posting Komentar untuk "Bunga Melati, Kandungan dan Cara Ekstraksi untuk Parfum dan Aroma Terapi"