Ads Header

Bungkil Kedelai Bahan Pakan Ternak Konsentrat Protein Nabati

Bungkil kedelai berwarna kuning krem, tekstur agak kasar dan bau tidak menyengat. Dengan kandungan SK 6,5%, KA 12%, PK 15%, Abu 7%, lemak 3,5 % dan TDN 80%.  Bungkil kedelai adalah salah satu bahan pakan yang konsentrat protein nabati yang sangat baik. 

Kandungan asam amino asensialnya mendekati asam amino esensial dari protein susu, glisinnya cukup tinggi kecuali metionin dan lisinnya rendah, sumber vitamin B kecuali vitamin B12 yang sangat rendah yaitu tidak seperti yang terkandung di dalam konsentrat protein hewani. Sebagai standar, bungkil kedelai mengandung protein kasar 50% untuk yang berasal dari kedelai tanpa kulit, biji 44% (Kamal, 1998). 

Baca juga : Tips untuk Orang Tua bila Anak Suka Membantah

Warna dari bungkil wijen adalah coklat tua, tekstur kasar dan bau tengik. Bungkil wijen (ampas) yaitu wijen yang sudah diambil minyaknya. Sangat baik untuk pakan ternak. Budidaya wijen relatif mudah, resiko kegagalan kecil input rendah dan mudah ditumpangsarikan dengan tanaman pangan atau industri (Anonim, 2008). Bungkil kelapa berwarna coklat gelap, tekstur kasar menggumpal dan bau tengik. Kandungan BK 90,2%, SK 12,78%, PK 21,21%, TDN 78,99 %, Abu 8,14%, dan EE 8,89%. Bungkil kelapa diperoleh sebagai hasil ikutan dari extraksi minyak dari daging kelapa kering (kopra). Pengaruh bungkil kelapa terhadap komposisi lemak pungung menaikkan kadar asam-asam lemak jenuh yang rantainya pendek. 

Bungkil kelapa menyebabkan menurunnya asam stearat dan sedikit perubahan asam oleat (Parakkasi, 1983). Bungkil klentheng berwarna hitam, tekstur kasar dan bau tengik. Kandungan BK 86%, PK 27,3%, SK 20,6%, abu 6,8%, EE 8,6%. Setelah kandungan minyak biji kapas diambil dengan berbagai macam proses, didapat bungkil klentheng yang kadar proteinnya akan relatif tinggi. Kadar zat-zat makanan dari bungkil tersebut banyak dipengaruhi antara lain oleh konsentrasi kulit klentheng dalam produk dan cara prosessingnya (Parakkasi, 1983). 

Bungkil kacang hijau berwarna coklat tua ada hitamnya, tekstu kasar dengan kerikil kecil dan baunya apek. Kacang hijau mengandung vitamin (terutama vitamin B), cukup protein dan sedikit lemak. Kacang hijau mempunyai mempunyai kandungan protein 24% dan karbohidrat sekitar 58% (Soeprapto dan Sutarman, 1982). 

Bungkil kelapa sawit berwarna coklat kehitaman, tekstur halus, bau tengik dan rasa tawar. Kandungan BK 89,3%, SK 30,41%, PK 18,16%, EE 4,02% dan abu 5,96%. Bungkil dari pembuatan minyak inti atau minyak daging buah disebut bungkil kelapa sawit dan sering disebut pula sebagai bungkil inti sawit. Bungkil inti sawit banyak digunakan sebagai bahan pakan sapi, bahkan untuk sapi perah (1,5 kg/ekor/hari) dapat menghasilkan susu yang bila lemak susunya dibuat mentega akan menghasilkan mentega yang baik (Kamal, 1998). 

Biji kacang panjang ini berwarna hitam, tekstur butiran atau biji dan berbau apek. Kandubgan BK 86%, SK 19,12%, PK12,21%, abu 8,3%, ME 1,97% dan BETN 43,3%. Biji kacang panjang bentuknya bulat agak memanjang dan pipih, di tengahnya terdapat bintik merah-tua atau hitam atau belang-belang.  Tanaman kacang panjang memiliki daya adaptasi yang cukup luas terhadap lingkungan tumbuh. Tanaman ini tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) lebih kurang 1500m dari permukaan laut (dpl). Tetapi paling baik adalah di dataran rendah. Biji kapuk berwarna hitam, tekstur butiran, bau apek. Kandungan BK 91,4%, PK41,0%, SK 12,6%, abu 6,4%, TDN 67%. 

Bij kapuk merupakan hasil samping dari buah kapuk, sedang hasil utamanya adalah serat kapuknya. Biji kapuk giling ternyata dapat digunakan di dalam ransum ternak ruminansia dalam jumlah yang cukup tinggi yaitu sampai 70% dalam ransum sapi potong (Kamal, 1998). Biji kacang hijau berwarna hijau, ekstur butiran dan berbau apek. 

Baca juga : Siapakah Weihan Liew, Inspirasi dari Pendiri Jalantikus

Biji kacang hijau mengandung kadar lemak dan protein yang tinggi. Kandungan proteinnya seitar 23-34%, terdiri dari aasam-asam amino esensial  seperti argonin, fenilalanin, histidin, asoleusin, leusin, lisin, metionin, kriotofan, dan valin. Kandungan lemaknya sekitar 16-50%, 76-86% diantaranya adalah aasam lemak tyidak jenuh seperti asam oleat dan linoleat. Kacang hijau mengandung karbohidrat sekitar 58% (Anonim, 2008). 

Biji turi berwarna coklat, tekstur butiran, dan baunya apek. Biji turi yang masih muda biasanya juga digunakan sebagai bahan masakan, sedang biji yang tua dapat dipakai sebagai bahan tempe yang baik karena kandungan protein yang tinggi (Anonim, 2008). Biji munggur berwarna coklat, tekstur butiran dan bau apek. Munggur (Samanea Saman) terbukti menyerap paling banyak karbondioksida dalm setahun, tanaman yang dibawa dari semenanjubg Yucatan, mexico itu menyerap 28,488,39 kg karbondioksida (Anonim, 2008). 

Tepung enceng gondok berwarna hijau, tekstur agak kasar dan berbau tengik. Enceng gondok dapatdijadikan pakan ternak karena tingginya kandungan serat kasar, enceng gondok harus diolah terlebih dahulu. Salah satu teknik pengolahannya adalah dengan proses fermentasi. Proses fermentasi ini dapat meningkatkannilai gizi yang terkandung dalam enceng gondok. Protein kasar meningkat sebasar 61,81% (6,31% ke 10,21%) dan serat kasar turun 18% (dari 26,61% ke 21,82%) (Anonim, 2008).   Terpung daun lamtoro berwarna coklat kehitaman, tekstur agak kasar dan berbau apek. Kandungan BK 86%, PK 20,4%, SK 15,5%, abu 5,4% dan EE 5,0%.  

Tepung daun lamtoro banyak digunakan dalam ransum unggas. Tepung daun lamtoro megandung 24% protein, 3,25% lemak, kira-kira 14% serat kasar dan lebih dari 350mg betakaroten aktif perkilogram. Penggunaan tepung daun lamtoro masih dibatasi antara 3-4%, karena tepung daun lamtoro mengandung alkaloid yang beracun dan dikenal dengan nama mimosin (Wahyu,1988). Tepung tempe berwarna coklat, tekstur lembut dan berbau apek. 

Tempe mengandung komposisi gizi yang komplit: ada protein, lemak, karbohidrat, serat, abu, kalsium, fosfor, dan besi dalam kadar relatif tinggi. Kandungan ini lebih baik ketimbang kedelai biasa karena tempe sudah melalui proses fermentasi. Serangkaian penelitian bertahun-tahun lahirlah produk yang disebut (BMC) tempe. Ini adalah tempe yang dikukus lalu dikeringkan dan dibikin tepung. Tepung ini kemudian diperkaya lagi dengan tepung kacang hijau beras, telur, dan beberapa bahan lainnya. Tepung tempe ajaib inilah yang kini sedang dimasyarakatkan oleh UPT Balai Pengembangan Proses LIPI di Yogyakarta. 

Tepung ini mengandung nutrisi: protein 16,4%, lemak nabati 2,5%, air 7,5% serta vitamin B1, B2,B12, dan kalsimu, zat besi, kalium. Kandungan kalorinya 375/100gr bahan (Anonim, 2008). Tepung bulu hidrolisa berwarna coklat muda, tekstur lembut, dan berbau tengik. Kandungan BK 91%, PK 81,7%, SK 6%, EE 30%, dan abu 3,7%. Tepung ini dibuat dengan proses hidrolisa bersama dengan tekanan udara tertentu, nilai proteinnya lebih tinggi atau lebih bermanfaat dibandingkan dengan prossessing lainnya. Daya cerna proteinnya tidak kurang dari 70% dari 85% protein kasar yang dikandungnya (Parakkasi, 1983). 

Baca juga : Inspirasi dari Bong Candra Motivator Muda Sukses Asia

Tepung ikan berwarna coklat kekuningan., tekstur halus dan berbau amis. Kandungan BK 86%, PK 62,6%, SK 2,2%, EE 6,8%, dan abu 20,7%. Tepung ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untk unggas., karena mengandung asam-asam amino esensial yang cukup untuk kebuthan ayam dan sumber utama lisin dan metionin. Tepung ikan yang tidak rusak karena pengolahan mengandungenergi metabolis yang tinggi dibandingkan dengan bahan-bahan makanan produksi tinggi lainnya yang digunakan dalam ransum unggas. Kualitas tepung ikan bervariasi tergantung pada kondisi pengolahan dalam pabrik (Wahyu, 1988). 

Tepung ikan asin berwarna coklat, tekstur halus dan berbau amis. Tepung ikan asin terbuat dari bahan dasar ikan asin. Salah satu cara untuk membuat tepung ikan asin yaitu dengan teknik desalting. Yaitu dengan cara merendam ikan asin di dalam larutan berkonsentrasi garam rendahselama 12 jam. Proses ini mampu mengurangi kadar garam, menimgkatkan kadar protein, dan secara otomatis akan menaikkan harga jual produk. Dari segi mutu dan harga tepung ini telah mengalami peningkatan. Kadar protein meningkat dari 47,5% menjadi 54% setelah pelaksanaan program vecer, dan kadar air menurun dari 13,7% menjadi 10,4% (Anonim, 2008). 

Tepung ikan hitam berwarna coklat kehitaman, tekstur kasar dan bau amis. Kandungan BK92%, PK60,2% dan SK 0,17%. Dalam pengolahan ikan-ian yang kaya akan lemak menjadi tepung, biasanya harus dimasak, misalnya dengan steam (uap) kemudian diperas untuk mengeluarkan lemaknya dan akhirnya dugiling. Dalam proses pengeringan, pemasakan,dan segala fase pengolahan yang memerlukan panas yang tidak terkontrol akan 

menurunkan daya guna asam-asam amino yang terkandung di dalamnya (Parakkasi, 1983). Ampas ytahu berwarna krem, tekstur sedikit kasar dan berbau tengik. Kandungan BK 100%, PK 25,36%, SK 15,27%, LK 11,2% dan abu 7,4%. Ampas tahu merupakan produk sampingan pabrik tahu. Ampas tahu yang telah mengalami fermentasi dapat meningkatkan kualitas pakan dan pemacu pertumbuhan ayam pedaging. Kandungan air dan serat kasarnya tinggi, maka penggunaan ampas tahu menjadi terbatas dan belum memberikan hasil yang baik. 

Guna mengatasi ingginya kadar air dan serat kasar pada ampas tahu maka dilakukan fermentasi(Anonim, 2008). Ampas bir berwarna coklat, tekstur serbuk kasar dan baunya amis. Kandungan BK 94,3%, PK 23,47%, SK 18,05%, EE 4,53%, abu 4,06% dan TDN 13,8%. Ampas bir merupakan sisa dari pembuatan bir. Ampas ini merupakan penyaring yang efektifuntuk unsur organis yang berbahaya bagi lingkungan seperti trichloroethylene, atau TCE, zat kimia penyebab kangker yang terkandung dalm zat dan bahan perekat, serta benzene, racun yng biasa ditemukan dalam air yang terpolusi (Anonim, 2008). 

Tepung daun berwarna coklat tua, tekstur lembut dan berbau apek. Tepung daun biasa digunakan untuk campuran dalam penyusunan ransum untuk ternak. Tepung jahe berwarna coklat, tekstur lembut, dan baunya apek. Tepung jahe adalah butiran kering dari hasil penggilingan jahe kering. Tepung jahe ini diolah dari rimpang jahe segar, yang disortasi dan dicuci untuk menghilangkan pengaruh pestisida dan benda asing yang mungkin melekat, kemudian diproses dengan 

dipotong dan disteam untuk mengurangi kandungan mikroba, dan digiling setelah dicaoai kadar kekeringan yang diinginkan (Hasbullah, 2001). Meat Born Meal berwarna krem gelap, tekstur agak kasar dan berbau amis. Kandungan BK 86%, PK 58,6%, SK 5%, abu 2,8% dan EE 2,2%. Meat Born Meal (MBM) atau tepung daging dan tulang dibuat dari daging dan tulangnya., tetapi tidak termasuk darah, bulu, kulit, tanduk, kuku, lambung dan usus beserta isinya.. Kandungan fosfor minimal 4,4% dan kalsium (Ca)tidak lebih dari 2,2 kali kandungan fosfornya (P). 

Tepung daging dan tulang terutama digunakan untuk ternak babi dan unggas di samping untuk hewan piaraan (Kama,1998). Lysin berwarna krem, tekstur agak kasar dan berbau amis. Lysin meruoakan asam amino pembatas pada jagung. Oleh karena itu, mutu protein QPM (82%) jauh lebih tinggi dibanding jagung biasa (32%), bahkan lebih tinggi mutu dari protein beras (79%) dan gandum (39%) (Anonim, 2008). Glycine max berwarna coklat muda, tekstur butiran dan berbau apek. Kandungan BK 100%, PK 48%, SK 6,2%, EE 5,7%, abu 9,3%, dan BN 30,8%. Glycine max atau kedelai termasuk famili leguminosa. Tanaman glycine max yang masih hijau dan daunnya dapat diberikan pada ternak. 

Biji glycine max yang berwarna putih kekuning-kuningan dipakai untuk dijadikan tempe, tahu, tauco, susu dan tepung (Aksung, 1990). Glycine max hitam berwarna hitam, tekstur butiran danbebau apek. Kandungan BK 100%, PK 37,7%, SK 7,0%, EE19,3%  dan abu 5,7%. Disebut glycine maxmax hitam karena biji glycine max ini berwarna hitam. Varietas unggul dari kedelai hitam, lebih terbatas 

dibandingkan dengan kedelai kuning. Para petani kurang mengerti budidaya kedelai hitam maupun pasca panen dan rantai bisnis kedelai hitam yang digunakan sebagai bahan baku kecap. Varietas unggul nasional kedelai hitam yang diberi nama Mallika yang berasal daribahasa Tamil artinya kerajaan. Varietas ini memiliki kandungan protein 37% dan lemak 20%. 

Baca juga : Mitsubishi Pajero Tidak Akan Diproduksi di Pertengahan Tahun 2021

Di samping itu, kulitnya mengandung antioksidan dan antosianin, dengan daya simpan benih lebih tinggi dari kedelai kuning dengan masa simpan selama enam bulan masih mempunyai daya tumbuh lebih dari 80%. Milo berwarna orange, tekstur butiran dan bau apek. Milo disebut juga daun kaffir, energi metabolismenya hanya sedikit lebih rendah dari energi metabolis jagung. Nilai gizi milo sekitar 92-95% dari niai gizi jagung. 

Kendala utamanya adalah tannin, golongan poliphenol yang dapat berikatan dengan jenis protein. Tanninmenyyebabkan kecernaan bahan kering dan asam amino berkurang sebanyak 10% (Anonim, 2008). 

Belum ada Komentar untuk "Bungkil Kedelai Bahan Pakan Ternak Konsentrat Protein Nabati "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel