Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diabetes Melitus, Cara Mencegah Infeksi dengan Antibiotik


Pada DM (Diabetes Melitus) penanggulangan infeksi baik dengan antibiotic atau dengan tindakan pembedahan harus lebih cepat dan pemantauan selanjutnya harus lebih ketat dibandingkan dengan infeksi pada non DM. kesan klinik menunjukan bahwa respon pasien DM terhadap infeksi berbeda dengan non DM. pasien DM, lebih – lebih pada usia lanjut, memberikan lebih sedikit petunjuk – petunjuk diagnosis terhadap infeksi dibandingkan dengan non DM.

Pemilihan antibiotik untuk pasien DM sama dengan untuk non DM, hanya perlu diingat bahwa infeksi pada DM, seperti pada gangren, seringkali merupakan infeksi campuran. Walaupun kerentanan terhadap infeksi candida meningkat tetapi penggunaan nistatin bersamaan dengan pemberian antibiotik spectrum luas tidak dianjurkan.


Baca juga : Lepas Lambat Penghantaran Zat Aktif, Keuntungan dan Kerugian  

Walaupun harus dilakukan dengan lebih cermat pada dasarnya kendali metabolisme pada pasien DM yang menderita infeksi tidak berbeda dengan pasien DM tanpa infeksi. Infeksi piogenik disertai dengan leukositosis biasanya menyebabkan kebutuhan insulin meningkat cepat dan banyak. Seringkali dibutuhkan pemberian tambahan insulin regular ( short acting insulin ) dengan atau tanpa NPH ( intermediate acting insulin ) untuk mempertahankan kendali metabolisme. 


Pemberian tambahan insulin tersebut berlaku baik untuk pasien DM yang sebelumnya memang memerlukan insulin maupun yang tidak memerlukan insulin untuk kendali metabolismenya. Kendali yang euglikemia mungkin tidak diperlukan karena proses penyembuhan sangat berkaitan dengan penurunan kebutuhan insulin. Kebutuhan insulin dapat sama atau mendekati kebutuhan sebelum infeksi. Kebutuhan insulin merupakan indeks prognosis infeksi yang baik.


Posting Komentar untuk "Diabetes Melitus, Cara Mencegah Infeksi dengan Antibiotik"