Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mencegah Penyakit Lambung, Biasakan Makan dengan Pola yang Baik


Perilaku Positif Untuk Pencegahan Penyakit Lambung Akibat Pola Makan Tidak Sehat


Untuk mencegah dari risiko penyakit lambung seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar mempunyai pola makan yang sehat, antara lain (1) jumlah makanan yang dikonsumsi; (2) jenis makanan; (3) jadwal makan. Kriteria pola makan yang sehat lainnya sebagai berikut:

a) Makanlah sesuai waktunya. Makan tiga kali dalam sehari dengan cemilan di antaranya adalah cara terbaik untuk mempertahankan berat badan dengan sehat. Jadwal makan dapat dilakukan empat sampai lima kali dengan rincian yaitu sarapan, snack siang, makan siang, snack sore, dan makan malam.

b) Pilih makanan yang dipanggang atau direbus, bukan digoreng. Dibandingkan makanan yang dipanggang atau direbus, makanan yang digoreng mempunyai 50% kalori atau lemak lebih banyak dan dapat meningkatkan asam lambung karena lemak sulit dicerna oleh lambung

c) Kurangi fast food. Kalori dalam fast food berukuran besar akan ditumpuk menjadi lemak dan mengakibatkan naiknya berat badan. Kebanyakan mengonsumsi fast food juga kaya akan lemak jenuh, gula, garam, dan kurang nutrisi penting seperti vitamin dan mineral.

Baca juga : Buku Kontrol Elektro Pneumatik SMK Kelas 12 Semester 5  

d) Mengemil dengan sehat. Salah satu cemilan sehat adalah buah dan sayur. Selain kaya serat, buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. Agar tidak bosan dapat divariasikan dengan yoghurt buah, jus, atau salad.

e) Makan dengan gizi yang cukup dan seimbang. Selain karbohidrat (nasi, roti, jagung), juga konsumsi protein (daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak), lemak (ikan, kacang, salad dressing rendah lemak, alpukat), juga buah dan sayur dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Dengan proporsi karbohidrat 55-65%, protein 10-15%, dan lemak 25-35%. Hindari memakan makanan yang pedas atau yang memiliki bumbu yang kuat

f) Hindari soft drink. Minuman ini tidak mengandung vitamin, mineral, protein atau serat. Daripada minum soft drink dengan hanya mendapatkan asupan karbohidrat, lebih baik minum susu dengan kandungan nutrisi yang lebih beragam, terutama nutrisi kalsium yang baik untuk pertumbuhan dan kesehatan tulang.

g) Atur porsi makan, jangan sampai berlebihan maupun kekurangan. Makanlah dengan porsi yang ideal agar tidak memberatkan fungsi kerja lambung. Usahakan makan tidak terburu-buru agar makanan terpotong dengan benar

Selain itu masalah pada lambung juga dapat disebabkan keadaan seseorang yang stres, dimana banyak para remaja dengan kegiatan yang begitu padat sehingga banyak tekanan yang berat untuk menyelesaikan semua hal tersebut. Terlebih lagi seorang remaja yang terkadang tidak bisa mengatur kegitannya dengan baik, mereka cenderung akan mengerjakan kegiatan mereka dengan panik dan tergesa-gesa. Hal-hal tersebutlah yang dapat menyebabkan kadar asam lambung meningkat sehingga dapat mengiritasi mukosa lambung. Oleh karena itu perilaku yang paling efektif untuk hal tersebut adalah memenuhi kebutuhan nutrisi, istirahat cukup, olah raga teratur dan relaksasi yang cukup.


Masa remaja dengan berbagai aktivitas yang padat dan gaya hidup yang ada pada masa kini seringkali membuat pola makan remaja menjadi tidak sehat. Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh agar semua organ tubuh dapat berfungsi secara optimal. Apabila tidak mengatur pola makan secara benar dan sehat, tentu akan berdampak pada timbulnya penyakit terutama pada sistem pencernaan yaitu lambung. Beberapa penyakit yang terjadi pada lambung akibat pola makan tidak sehat, antara lain gastritis, sindroma dispepsia (maag), dan ulkus peptikum.

Beberapa perilaku negatif yang menjadi faktor pemicu terjadinya penyakit lambung adalah kebiasaan makan yang buruk tanpa memperhatikan kadar gizinya, melewatkan beberapa jam makan, melakukan diet berlebihan, dan tren globalisasi pun turut menjadi faktor yang menjadikan remaja lebih senang mengkonsumsi fast food yang memiliki kadar lemak tinggi dan memperlemah kerja lambung. Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit lambung akibat pola makan yang tidak sehat, antara lain: mengatur waktu makan yang sesuai, mengurangi makanan yang digoreng, menghindari fast food dan soft drink, memakan makanan yang memiliki gizi yang seimbang, atur porsi makan yang ideal sehingga tidak berlebihan atau kekurangan, dan menghindari stres.

Baca juga : Buku Pengukuran dan Perpetaan Digital SMK Kelas12 Semester 5

Remaja sebaiknya lebih memperhatikan dan lebih disiplin dalam mengatur jadwal pola makannya. Seorang remaja bukan lagi anak-anak yang harus diperhatikan dan diawasi apalagi dalam menjaga pola makan. Mereka seharusnya sudah cukup dalam ilmu pengetahuan tentang kebutuhan dasar tubuhnya. Namun, dengan karakter remaja yang terkesan bebas, diperlukan pengingat dan pengawas dalam perilaku pola makan ideal untuk mencegah penyakit lambung. Produktivitas seseorang dimulai dan ditentukan sekali saat ia menginjak masa remaja. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk menjaga masa ini agar selalu dalam masa yang sehat dan kondisi yang baik.

Posting Komentar untuk "Cara Mencegah Penyakit Lambung, Biasakan Makan dengan Pola yang Baik"