Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Proses Penyebaran Penyakit Neoplasma, Invasi Lokal dan Metastasis


Proses Penyakit Neoplasma


1. Invasi lokal

Tumor jinak tetap berada ditempatnya berasal, tidak memiliki kemampuan menginfiltrasi, menginvasi, atau menyebar ke tempat yang jauh seperti kanker. Contohnya, fibroma dan adenoma berkembang secara lambat, membentuk kapsul fibrosa yang memisahkannya dari jaringan pejamu.

Kapsul ini mungkin berasal dari stroma jaringan asli karena sel parenkim mengalami atrofi akibat tekanan tumor yang membesar, tidak semua neoplasma jinak memiliki kapsul.

Baca juga : Bentuk Sediaan Obat Berdasarkan Jalur Pemberian  

Kanker tumbuh dengan cara menginfiltrasi, menginvasi dan penetrasi progresif ke jaringan sekitar, tidak membentuk kapsul yang jelas. Cara pertumbuhan yang bersifat infiltratif menyebabkan perlunya pengangkatan jaringan normal disekitar secara luas melalui bedah.

2. Metastasis

Metastasis menunjukkan terbentuknya implan sekunder yang terpisah dari tumor primer, mungkin di jaringan yang jauh. Dibandingkan ciri-ciri neoplastik lainnya, kemampuan invasi dan metastasis menunjukkan secara pasti suatu neoplasma bersifat ganas.

Namun, tidak semua kanker memiliki kemampuan sel bermetasis yang setara. Secara umum, semakin anaplastik dan besar neoplasma primernya, semakin besar kemungkinan metastasis. Namun kanker yang sangat kecil juga dapat mengakibatkan metastasis, dan sebaliknya, kanker yang besar mungkin belum tentu menyebar saat ditemukan.

Neoplasma ganas menyebar melalui salah satu :

1. Penyemaian dalam rongga tubuh

2. Penyebaran limfatik

3. Penyebaran hematogen

Penyemaian kanker terjadi bila neoplasma menginvasi rongga alami tubuh.

Misalnya karsinoma kolon dapat menembus dinding usus dan mengalami reimplantasi di rongga peritonium.

Penyebaran limfatik lebih khas untuk karsinoma, sedangkan rute hematogen lebih kepada sarkoma. Namun terdapat banyak hubungan antara sistem limfe dan vaskular sehingga kanker dapat berkembang melalui salah satu atau kedua sistem.


Baca juga : Cara Memberi Obat yang Tepat, Tepat Waktu, Pasien, Dosis dan Rute  

Misalnya karsinoma paru yang timbul di saluran nafas menyebar ke kelenjar getah bening bronkialis regional, kemudian ke kelenjar getah bening trakeobronkus dan hilus. Karsinoma payudara biasanya timbul di kuadran luar atas dan menyebar ke kelenjar aksila.

Penyebaran hematogen merupakan konsekuensi kanker yang paling ditakuti. Arteri lebih sulit ditembus daripada vena. Setelah vena mengalami invasi, sel kanker mengikuti aliran vena bersama darah, hati dan paru adalah tempat sekunder yang paling sering terkena.

Posting Komentar untuk "Proses Penyebaran Penyakit Neoplasma, Invasi Lokal dan Metastasis"