Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanaman Bahan Pakan Unggas Sumber Mineral

Bahan makanan unggas sumber mineral terbesar berasal dari hewan, di samping sebagian kecil dari tumbuh-tumbuhan.  Contoh yang dapat dikemukakan adalah tepung tulang, tepung kerang dan tepung ikan.  Ternak membutuhkan mineral untuk antara lain :

1.      Perbaikan dan pertumbuhan jaringan: Ca dan P

2.      Memelihara kondisi ionik dalam tubuh

3.      Memelihara keseimbangan asam basa tubuh: Na+, K+, Ca++, Mg++, Cl-, PO43- dan SO43-

4.      Memelihara tekanan osmotik cairan tubuh

5.      Menjaga kepekaan syaraf dan otot: Na+, K+, Ca++, Mg++

6.      Mengatur transport zat makanan dalam sel

7.      Mengatur permeabilitas membran sel

8.      Kofaktor enzim dan mengatur metabolisme

Baca juga : Strategi Belajar Mengajar yang Nyaman di Masa New Normal

Semua mineral dianggap ada dalam tubuh hewan.  Pengelompokan mineral-mineral yang dianggap esensial bagi ternak dibagi menjadi tiga, yaitu mineral makro yang dibutuhkan dalam jumlah yang relatif banyak dan karenanya sangat esensial, mineral mikro yang dibagi menjadi dua yaitu esensial dan kemungkinan esensial bagi ternak karena kebutuhannya hanya sedikit dan mineral trace yang dibagi menjadi dua yaitu kemungkinan esensial dan yang fungsinya belum pasti karena mungkin dibutuhkan dalam jumlah sedikit.  Mineral yang dibutuhkan hanya dalam jumlah kecil, apabila termakan dalam jumlah besar dapat bersifat racun.  Mineral-mineral yang diketahui bersifat toksik apabila termakan dalam jumlah banyak adalah :  selenium, fluorin, arsen, timah hitam, perak dan molibdenum.  Akan tetapi beberapa di antaranya dalam jumlah sedikit bersifat esensial.  Klasifikasi mineral esensial dapat dilihat pada Tabel 2.8. 

Mineral-mineral esensial dan unsur runutan ditemukan dalam sebagian besar makanan, terutama biji-bijian buah dan sayuran produk susu, daging dan ikan, tetapi unsur-unsur ini biasanya terdapat dalam makanan ini hanya dalam jumlah sedikit.  Karena itu, perlu makanan cukup dari berbagai makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.  Kekurangan intake semua mineral esensial akhirnya menyebabkan sindrom klinik yang jelas.  Sementara kelebihan intake hampir semua mineral menyebabkan gejala toksik. 

Baca juga : Guru adalah Pembentuk Karakter Generasi Penerus Bangsa

            Secara umum peranan mineral adalah memelihara kondisi ionik dalam tubuh, memelihara keseimbangan asam basa tubuh dalam hal ini bergantung pada ion Na+, K+, Ca++, Mg++, Cl-, PO43- dan SO43- .  Contoh mekanisme kebasaannya adalah :


Sehingga terjadi akumulasi Na+ dan OH-, sementara CO2 terbuang lewat pernafasan.  Contoh bahan makanan yang bersifat alkali adalah buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan dan air susu.  Sementara contoh mekanisme keasaman adalah :

NH4+ membentuk urea.  Urea keluar melalui urin sementara Cl terakumulasi.  Contoh bahan makanan yang berefek asam adalah daging, telur dan serealia. 

            Peranan mineral lain adalah memelihara tekanan osmotik cairan tubuh, menjaga kepekaan otot dan syaraf dengan cara berperan dalam tiga lokasi, yaitu syarafnya pada penghantaran stimuli (Na+ dan K-), pada neuro muskuler (Mg+) dan pada otot dengan mempengaruhi kontraksinya (Ca++).  Selain itu mineral juga berperan mengatur transport zat makanan dalam sel, mengatur permeabilitas membran sel dan kofaktor enzim serta mengatur metabolisme.

Baca juga : Bank BNI Luncurkan Ekosistem Digital untuk Nelayan

Kebutuhan ternak akan mineral merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kepentingan produksi ternak itu sendiri.  Kebutuhan tersebut menyangkut antara lain untuk perbaikan dan pertumbuhan jaringan seperti dalam gigi dan tulang.  Komposisi mineral dari tulang segar adalah kalsium 36%, fosfor 17% dan magnesium 0,8%.   Juga untuk perbaikan dan pertumbuhan bulu, tanduk dan kuku, jaringan lunak dan sel darah.  

Kebutuhan akan mineral juga menyangkut kepentingan untuk regulator tubuh seperti proses regulasi  dalam bentuk ion, molekul, komponen vitamin dan pembentukan enzim serta hormon.  Selain itu juga untuk kebutuhan produksi seperti produksi telur, daging, susu dan lain-lain. Secara umum mineral untuk kebutuhan unggas dibagi menjadi dua, yaitu mineral makro dan mikro

Posting Komentar untuk "Tanaman Bahan Pakan Unggas Sumber Mineral"