Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Tips Meningkatkan Kreativitas Anak di Usia Dini

Kreativitas anak menggambar

Banyak orang mengira bahwa kreativitas anak adalah sebuah anugrah. Namun, faktanya kreativitas adalah keterampilan yang perlu diasah, dan orang tua harus selalu membantu meningkatkanya. Kreativitas dalam Tindakan merupakan kemampuan seseorang untuk mewujudkan ide-ide kreatif baru yang meliputi dua proses utama yaitu berfikir dan berproduksi. Sedangkan PAUD merupakan waktu yang sangat tepat untuk mengasah kreativitas anak.

Baca juga : Kegagalan Mendidik SDM Unggul Bersumber dari Orang Tua

Oleh karena itu, Parenting menganjurkan agar orang tua membantu anak mengembangkan kreativitasnya. Cara mengembangkan kreativitas pada anak usia dini dapat ditemukan melalui musik, drama, tari, atau karya seni lainnya. Dengan cara ini, orang tua juga dapat membantu anak mengembangkan rasa percaya diri, mengembangkan keterampilan komunikasi dan mengekspresikan emosi, serta membantu anak melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda. Scholastis menulis bahwa pada usia tiga tahun, anak tersebut secara resmi memasuki tahap awal kesehatan mental terhadap benda.

Ciri khasnya adalah anak Anda dapat menggunakan simbol untuk mewakili sesuatu yang lain. Misalnya, dia menggunakan kata, gambar, atau objek untuk objek lain. Selain itu, anak usia tiga tahun dapat meletakkan balok di kotak atau menulis garis di atas kertas untuk mewakili suatu objek atau fungsi. Dia sudah cukup mahir dalam keterampilan motorik untuk menguasai alat tulis atau memanipulasi objek dengan lebih akurat.

Pada usia ini, anak-anak sudah bisa dan senang menggambar, termasuk bunga atau monster. Pada saat yang sama, pada usia lima tahun, banyak anak yang mampu bercerita atau menambahkan cerita pada gambar mereka. Dengan keterwakilan seperti itu, imajinasi anak tidak terbatas. Mereka secara alami cenderung berfantasi, bereksperimen, dan mengeksplorasi banyak hal.

Imajinasi yang tidak terbatas ini terkadang juga membuat mereka tidak mampu membedakan fantasi dari kenyataan, padahal sebaliknya kreativitas ini mendorong mereka untuk mempelajari hal-hal yang berbeda.

Untuk itu, sangat bermanfaat bagi orang tua untuk melakukan segala upaya untuk mendukung perkembangan kreativitas anak. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan orang tua untuk memaksimalkan kreativitas anak-anak mereka, seperti yang dikatakan Scholastic:

1.  Mendorong pemecahan masalah secara kreatif. Hal ini dapat dilakukan dengan menanyakan hal yang benar atau salah kepada anak dan kemudian menanyakan kembali alasannya. Melalui upaya tersebut, orang tua dapat menumbuhkan kreativitas, kognisi, dan perkembangan bahasa.

2.  Berikan pengalaman untuk membangun basis pengetahuan anak. Minta anak Anda untuk mengeksplorasi apa yang telah mereka pelajari dengan mengunjungi museum, perpustakaan, atau kebun binatang.

Baca juga : Cara Mendidik Anak dengan Gangguan ADHD

3.  Minta anak Anda untuk melakukan sesuatu. Beri anak Anda daftar hal-hal yang harus dilakukan atau ditemukan. Gunakan metode ini dalam permainan, misalnya, dalam berburu harta karun atau petualangan lainnya. Cara lain adalah dengan mengajak anak berkreasi dengan barang yang bisa didaur ulang.

4. Mintalah anak-anak melakukan hal-hal yang berbeda. Berikut beberapa contoh kegiatan yang dapat Anda lakukan dengan anak Anda: 

  • Lihat bagaimana anak Anda menggunakan penjepit kertas dengan cara yang berbeda 
  • Dorong anak untuk berkreasi dengan cat berwarna dari bahan alami 
  • Ajak anak bermain sedikit di tengah hujan tanpa membahayakan kesehatan anak, dll.
Anak kreatif menggambar


5.  Berikan anak berbagai alat dan bahan untuk mengeksplorasi imajinasi dan kreativitas mereka. Alat dan perlengkapan ini termasuk buku, boneka, mainan, lilin mainan, alat mainan dokter, balok, dan sebagainya.

6.  Jangan melarang anak tanpa penjelasan.

7.  Dorong keterampilan mendongeng untuk anak-anak. Ajarkan anak-anak untuk membuat cerita menurut keinginan mereka sendiri. Anda bisa mengajarkannya melalui dongeng, cerita, atau hal lain yang mendorong anak untuk berkreasi.

Baca juga : Apa itu Pendidikan 4.0? Pembelajaran 4.0 atau 2.0?

8. Pikirkan tentang bagaimana Anda akan bereaksi. Jangan hanya berfokus pada hasil, tetapi juga proses yang dialami anak Anda. Mintalah anak untuk memberi tahu anda tentang apa yang dia lakukan, perhatikan penjelasannya, dan berikan jawaban yang menyenangkan.

Posting Komentar untuk "8 Tips Meningkatkan Kreativitas Anak di Usia Dini"