Mendidik Anak Tunggal Agar Tidak Manja


Banyak kegiatan membuat beberapa pasangan sering memutuskan untuk memiliki anak hanya satu untuk melengkapi keluarga. Sayangnya, masih ada banyak spekulasi bahwa anak tunggal cenderung tumbuh manja, antisosial dan selalu mengandalkan orang tua mereka.

Mengasuh anak adalah pekerjaan seumur hidup bagi kedua orang tua. Setiap hari dapat pembelajaran baru, terlepas apakah itu tentang perilaku, sikap, dan karakter anak. Oleh karena itu, pengasuhan anak yang tepat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang tepat sesuai usia dan jenjang kehidupan.

Bahkan, sifat dan karakter seorang anak tidak dapat dipisahkan dari bagaimana orang tuanya membesarkan dan mendidiknya. Selain itu, perannya juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Tentu saja, orang tua tidak boleh gegabah ketika merawat anak-anak, termasuk anak-anak yang berstatus tunggal.

Jadi bagaimana cara membuat anak Anda mandiri dan menghindari sikap manja? Berikut caranya:

  •     Ajari anak untuk berkomunikasi dengan masyarakat sekitar


Untuk menghindari kesepian, seorang anak tunggal biasanya melakukan kontak dengan teman khayalan atau berinteraksi dengan benda mati seperti mainan atau robot. Tentu saja, mereka membutuhkan teman untuk bercerita, terutama ketika tidak ada saudara untuk berbagi.

Untuk alasan ini, dokter anak di University of California, San Francisco, J. Lane Tanner, sebagaimana dicatat pada halaman "Parents of Children", mendorong orang tua untuk membentuk kegiatan sosial anak-anak mereka ketika mereka berusia satu tahun.
  •     Ajarkan disiplin dan ketertiban



Mengasuh anak sering menybalkan, apalagi mengajarkan disiplin kepada anak-anak pada tahap awal. Faktanya, menetapkan aturan ketat sangat memengaruhi perilaku anak seiring bertambahnya usia. Anak-anak yang telah diajarkan perilaku dan disiplin pada tahap awal dapat membantu mereka mendapatkan solusi dalam segala hal. Ini termasuk belajar untuk lebih sabar dan mengontrol emosi anak.

  •     Hindari mengabulkan setiap permintaan


Seiring bertambahnya usia, ia memiliki banyak permintaan. Sebagai anak-anak, tentu mudah bagi ibu dan ayah untuk melakukan ini, karena anak tunggal tidak harus menunggu giliran, berbeda halnya ketika ia memiliki saudara kandung. Ini membuat anak merasa bahwa apa pun yang dia inginkan harus dipenuhi dan mudah diperoleh tanpa harus bersusah payah.

Sangat penting, orang tuanya harus mengajarinya untuk menunggu dan bersabar. Bagaimana menetapkan aturan yang jelas dan tidak langsung untuk mengatakan "ya" untuk setiap permintaan anak, apalagi jika permintaannya tidak dia butuhkan.

Jangan lupa untuk tidak memaksakan kehendak ibu dan ayah pada anak-anak karena itu hanya akan membingungkan dan membuat Anda tegang. Sebagaimana dicatat dalam WebMD, para ibu dan ayah juga didorong untuk memasukkan anak-anak dalam setiap diskusi keluarga dan memberi mereka kesempatan untuk mengekspresikan pendapat mereka. Percakapan terbuka dengan orang tua membantu anak-anak lebih percaya diri nanti.

Belum ada Komentar untuk "Mendidik Anak Tunggal Agar Tidak Manja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel